"Marg"

Sungguh 'kematian' adalah kata yang sensasional dan menakutkan!
Sekedar menyebutkannya saja, hati menjadi terkoyak, senyum minggat dari bibir, dan rasa senang menjadi sirna, karena ia menimbulkan kekhawatiran, depresi, serta dorongan segala bentuk pemikiran kusut.

Hidup dan mati tidak dapat dipisahkan. Andai tidak ada kehidupan, tidak mungkin ada kematian. Oleh karena itu kematian harus ada supaya memiliki makna. Segala sesuatu, baik bintang yang paling besar dilangit maupun partikel terkecil dimuka bumi cepat atau lambat akan mati. Semua itu diadakan dan satu persatu akan dikembalikan ke alam ketiadaan. Semuanya akan berubah menjadi segenggam debu dan menjadi sirna. Namun begitu, bumi akan terus berputar dengan cepat dilangit tak berujung. Alam melanjutkan kehidupannya melalui sisa-sisa kematian.

Kematian memperlakukan semua makhluk hidup tanpa padang bulu dan menetapkan nasib mereka tanpa memihak. Kematian menyandingkan manusia, tumbuhan dan binatang dikuburan gelap mereka.Hanya dikuburan, para algojo dan penghisap darah berhenti bertindak zalim, dan orang-orang yang tidak bersalah tidak dianiaya. Dikuburan, tiada sang penindas maupun yang tertindas. Tua dan muda beristirahat dengan tenang. Tidur nan damai menyenangkan! Orang tidak akan pernah mendengar gembar gembor hiruk pikuk kehidupan. Kematian adalah tempat terbaik,tempat perlindungan dari rasa sakit, pedih,penderitaan dan kekejian. Dengan kematian, api nafsu yang berkilauan dan kesemrawutan menghilang.

Bila kematian tiada, setiap orang akan merindukannya. Tangisan - tangisan keputusasaan akan menjulang ke langit. Setiap orang bakal mengutuk alam. Betapa kehidupan terasa menakutkan dan menyakitkan bila tanpa akhir. Kematianlah yang meletakkan fisik bungkuk kita, atau wajah keriput kita dan badan kita yang merana ke tempat peristirahatannya.

Wahai kematian, kau mengurangi kesedihan dan duka kehidupan, serta membuang beban berat dari pundak bumi.Kau bagaikan seorang ibu pengasih yang memeluk dan membelai anaknya, lalu menidurkannya selepas badai; kau berbeda dari kehidupan.

Manusia telah menciptakan citra dirimu yang mengerikan. Kau malaikat yang mulia.Tapi kenapa mereka takut kepadamu? Kaulah cahaya yang memancar, tetapi mereka menganggapmu kegelapan. Kaulah malaikat kebaikan yang membawa keberuntungan, tetapi mereka berkabung dengan jerit tangis kala kau tiba. Kau bukanlah pembawa duka dan ratapan.Kaulah penawar bagi hati yang sedih. Kau membuka pintu bagi kaum yang tiada memiliki harapan. Kau menghibur kafilah kehidupan yang lelah dan tiada daya, lalu membebaskan mereka dari penderitaan perjalanan mereka. Kau patut mendapat pujian. Kau abadi.......

(By.Sadeq Hidayat, 1926,The Blind Of Owl)
("Marg" : Kematian)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terakhirmu(??)